Hari berganti pagi. Begitu pula hari-hari selanjutnya. Bulan madu Ghibran dan Bilqis benar-benar dipenuhi dengan beragam tawa bahagia. Keduanya juga tak lupa untuk memanjatkan doa, agar Allah segera mengijabah niat baik mereka. Sudah tiga hari berturut-turut Bilqis selalu bangun lebih siang dari pada Ghibran. Sepertinya karena aktivitas malam mereka yang terlalu menggairahkan. Sehingga, wanita itu lebih sering terbangun siang. Meski tak se-shubuh Ghibran saat bangun, namun Bilqis tak pernah meninggalkan kewajiban untuk sholat lima waktu. Yah, setidaknya mereka tak pernah lupa akan kewajiban dalam beribadah. “Sayang, bukankah kau harus bangun? Kau belum sholat shubuh, kan?” Ghibran berbisik lirih. Membangunkan sang istri. Bilqis mengerjap mata. Menatap sosok Ghibran yang baru saja menunt

