Teman Lama

1038 Kata

Sebuah kenyataan memukul Elvan telak, dia sadar harapan masa depannya bersama Nesya telah tiada. Kini hanya bisa jalan-jalan mengelilingi rumah yang siap ditempati sesuai rencana sendirian. Elvan sudah menabung lama demi memberi hunian untuk hidup bersama Nesya dan anak-anak kelak. Memang, dia tidak membelikan rumah mewah dengan fasilitas lengkap. Hanya hunian sederhana dengan tiga kamar tidur, ruang tamu luas, ruang tengah ada sofa serta karpet abu-abu untuk bersantai menonton telivisi, dan di kanan ada dapur bersekat tembok yang sudah lengkap peralatan memasak. "Rumah ini mungkin cocok buat kamu, Nes," gumamnya selagi tersenyum getir. Setibanya di depan kamar utama, dia hanya berdiri menatap seisi kamar dari pintu yang sudah dibuka. Ada ranjang ukuran king, lemari besar, meja rias,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN