Marco menagih janji Andromeda untuk mengadakan pesta bujang sebelum pernikahan sahabatnya itu dilangsungkan. Tapi, Andromeda justru membawanya ke tempat lain. “Anggap saja ini bachelor party,” ujar Andromeda sambil menyeringai pada Nura dan Marco yang duduk di hadapannya. Saat ini mereka sedang berada di salah satu kafe bar terkenal di kota. “Oke, tidak masalah. Mana penari striptisnya?” Marco bertanya dengan nada mengejek. “Tidak seru tanpa penari striptis!” Nura hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala sambil tersenyum mendengar ucapan-ucapan Marco. Malam ini dia sangat bahagia. Rasanya sudah lama sekali mereka bertiga tidak berkumpul sama-sama seperti ini. Jarang ada persahabatan yang awet di muka bumi. Salah satunya adalah persahabatan milik mereka. Marco, Andromeda dan Nura telah ber

