Beruntung hari ini Kayana memiliki banyak kegiatan, sehingga ia tidak perlu terlalu banyak memikirkan masalah yang mengganggunya pagi ini. Sebab ketika ia tanpa kegiatan percakapannya dengan Tyas benar-benar mengganggunya kembali, semakin menghantuinya dan membuatnya overthinking. Membuatnya terus berpikir masalah apa lagi yang akan ia hadapi di nanti? Apalagi ia sudah dengan percaya diri mengatakan hubungan mereka hanya bisa diakhiri oleh Jaden. Apakah ia tidak terlihat meremehkan Jaden dengan berkata begitu? Seharusnya tidak. Tapi dalam perspektif lain bisa saja ia seolah berkuasa pada Jaden karena memiliki seluruh perasaan laki-laki itu. Kayana menghembuskan napas pelan, kemudian kembali fokus pada Adrian yang sedang mengerjakan beberapa soal yang ia berikan. Bukan saatnya

