Part 35 : Kesedihan

1703 Kata

  “Gendis sudah sampai di rumah sakit lagi Bunda. Sekarang Kak Kay mungkin sudah take off. Hm... nanti akan Gendis kabari lagi kalau Kak Kay memberi kabar. Istirahat Bunda jangan tidur malam-malam ya. Hm... aku juga akan segera istirahat.” Gendis berjalan melalui lorong rumah seraya bercakap dengan Bunda Ani di ujung panggilan. Langkahnya teratur menuju ruang rawat inap Gio.   “Sus Gio sudah tidur?”   “Eh Neng Gendis. Sudah Neng. Tadi Suster Caca temenin sampai tidur kok.”   Gendis mengerutkan kening. “Terus sekarang Gio sama siapa Sus? Saya kan titip sampai saya kembali. Gimana kalo terjadi sesuatu sama Gio?”   Gio memang mendapatkan ruangan terbaik di rumah sakit ini. Benar-benar ruang terbaik sehingga ia dapat dengan mudah meminta bantuan Suster untuk menjaga Gio ketika ia per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN