Part 52 : Kekhawatiran Kayana

1385 Kata

  Kayana termenung di depan cermin, memandang bayangan dirinya sendiri dengan tatapan kosong. Sesekali kelopak matanya mengerjap, kepalanya menggeleng kecil, lalu memindai dirinya sendiri, sebelum kemudian Kayana kembali termenung memikirkan ucapan Jaden tadi malam.     Jaden duduk menghadap ke arahnya dengan menggenggam tangannya erat. “Aku akan mengatakannya dengan jujur, semua tentang Nenekku. Tapi aku mohon apapun yang kamu pikirkan nanti, apapun rencanamu nanti, kamu harus mengatakannya padaku terlebih dulu. Jangan mengambil tindakan sendiri, jangan pernah memutuskan apapun sendiri. Kamu juga harus mengatakan semua yang kamu pikirkan.”   Kayana hanya mengangguk kecil seraya tersenyum. “Tentu Jay, ayo sekarang katakan.”   “Nenek adalah orang yang paling menentang hubungan Mama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN