Bab 85

1148 Kata

Felisia berusaha melepaskan diri dari pelukan erat milik Chen Li. Akan tetapi sejauh dia mencoba, maka hanya akan ada pelukan yang begitu erat hingga membuatnya sesak. Kalau terus seperti ini, pria itu pasti akan mengetahui detak cinta yang bersemi kembali. Wanita itu tak bodoh karena tidak mengetahu arti debaran aneh di dalam dadanya. Namun logikanya selalu mengelak untuk terus menolak cinta dari Chen Li karena takut terjerumus lebih jauh lagi. “Bisakah aku memelukmu? Meski hanya sebentar,” kata Chen Li dengan suara lembut. Suara yang serak itu menerpa daun telinga Felisia. Dia merasakan sensasi aneh, bercampur merinding. Tanpa sadar, wanita itu bergidik memeluk tubuhnya sendiri. Chen Li tersenyum semirik karena bersemangat melihat reaksi Felisia. “Apa yang kau rasakan?” Felisia m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN