Evans tersenyum puas setelah Wulandari membenarkannya. Ia merasa senang melihat Vania yang kini tak berkutik dengan alasan yang sempat dia berikan tadi. Evans sudah menebak sebelumnya, pastinya Vania akan banyak alasan untuk menolaknya. "Nah sekarang tak perlu khawatir. Tante Wulan, sudah memberi ijin. Sekarang cepatlah mandi dan bersiap. 15 menit harus selesai! Aku tunggu," perintah Evans dengan mengerlingkan sebelah matanya. "Hah! 15 menit! Kenapa nggak 5 menit atau 3 menit sekalian. Biar nggak usah siap-siap. Gini aja udah, cus berangkat." Vania terlihat sangat kesal, Evans sangat menyebalkan. Wulandari tersenyum tipis seraya geleng kepala melihat mereka berdua. Tingkahnya seperti anak kecil saja, terkesan lucu. "Udah Sayang, sana cepetan mandi trus siap-siap gih. Kasihan Nak Evans

