Kecurigaan

1185 Kata

Jam menunjukkan pukul 15.00 saat terdengar suara ketukan di pintu. “Tok, tok, tok.” “Mbak Kay, ini Si Mbok.” Dengan netra menyipit Kaylila mencoba mengumpulkan kesadarannya. “Masuk, Mbok.” Pintu dibuka, masuklah Si Mbok berjalan menghampiri Kaylila. “Lho, Si Mbok membangunkan Mbak ya. Maaf, Si Mbok kira Mbak tidak sedang tidur.” Si Mbok tambak terkejut melihat Kaylila yang sedang mengucek kedua matanya. Kaylila tersenyum kemudian duduk di pinggir pembaringan. “Tidak apa-apa, Mbok. Udah bangun, mau sholat ashar juga.” “Kata Bik Ijah Mbak mencari Si Mbok?” “Iya. Tapi Si Mbok lagi istirahat. Sengaja ga mau bangunin Si Mbok.” “Tadi cuma leyeh-leyehan aja di kamar. Punggung Si Mbok agak nyeri.” “Lho, kenapa? Si Mbok kecapean mungkin? Sudah minum obat?” Kaylila membelalakkan matany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN