Rachel menutup pintu mobil dalam satu kali sentakan. Di sampingnya, Alva nampak memperhatikan ketika wanita yang kemarin bunuh diri itu sudah kembali menjadi Rachel yang biasanya. Kaca jendela pun dibuka oleh Rachel kala melihat wajah Liam yang tadi mengantarnya keluar itu. "Alva lagi?" Tanya Liam yang membungkuk melihat ke dalam mobil. "Nick mana? Kau sudah beralih menjadi supir?" "Nick tidak datang. Aku meminjam mobil pegawai." Kata Alva, menjawab ucapan Liam. Dan dibalas dengan gelengan kepala oleh sahabatnya itu. Liam beralih menatap Rachel. Dia mengusap rambut Rachel dengan lembut. "Jaga kesehatanmu ya. Jangan lupa meminum obatmu." Pesan Liam. Rachel mengangguk semangat dan nyengir lebar. Ada es krim di tangannya, hadiah dari Liam karena bisa sehat dengan cepat. Cengiran semanga

