“Sayang, aku tepatin janji aku, ‘kan?” ucap Josua saat dirinya sudah berada di hadapan sang istri. Bella hanya bisa tersenyum kaku melihat tingkah suaminya itu. “Wah, Bel. Suami kamu ini emang bikin salut, ya. Kalau gue cewek, gue rela jadi bini kedua dia,” celetuk Win, yang memang cukup kenal dekat dengan Bella, walaupun Bella terkadang masih merasa sungkan dengan teman karib suaminya itu. “Hehehe, Kak Win bisa aja.” Bella menanggapinya dengan rasa canggung. Di sela-sela obrolan ringan mereka, ada dua pasang mata yang tampak menatap tajam pada sosok Ayu yang sudah gelisah. Tatapannya itu bagai seekor macan yang telah mengunci target mangsanya. “Oh, iya. Sayang, ini Alvin, temen deket aku dari SMP. Pas pernikahan kita kemaren dia enggak bisa dateng karena ada urusan bisnis di luar ko

