40

1011 Kata

"Mama..." "Iya sayang, Mama ada di sini." Andin dengan sigap langsung duduk di samping ranjang Rion, ia langsung mengelus rambut lebat Rion dengan penuh kasih sayang. Rion menatap mamanya dengan kedua mata yang berkedip pelan, seperti hendak mengatakan sesuatu, namun ragu untuk mengungkapkannya. "Rion pengen punya Papa Ma..." Andin langsung saja tertegun, tidak menyangka bahwa Rion akan kembali mengungkit soal papa di saat seperti ini. Namun dengan cepat juga wanita itu langsung bisa menguasai dirinya sendiri dan memasang sebuah senyum manis penuh keibuan pada sosok putranya. Karena untuk masalah itu dia tidak bisa hanya memberikan sebuah harapan palsu untuk anaknya. "Kenapa kamu tiba-tiba ngomong kayak gitu Sayang? Kan udah ada Mama di sini, Rion sama Mama aja ya." Andin sebisa mungk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN