41

1128 Kata

Andin jatuh bersimpuh di lantai koridor rumah sakit, ponselnya juga jatuh begitu saja dari tangannya setelah Alvin mematikan panggilan ponselnya secara sepihak tadi. jujur saja perkataan pria itu sangat menyentil hatinya. Tanpa bisa dia cegah, bulir bening air mata jatuh membasahi pipinya. rasanya terasa sesak setelah dia mendengarkan apa yang dikatakan Alvin, ia sadar benar bagaimana posisinya saat ini. Sekeras apapun dia mencoba, pada akhirnya dia tahu jika dia telah melukai pria itu terlalu dalam, maka rasa ini akan sangat sulit untuknya bisa menebus semua kesalahan yang dia lakukan di masa lalu. Alvin tidak salah dalam hal ini, justru dia adalah wanita yang tidak tahu diri dengan kembali mencoba untuk mendekati mantan suaminya. Dia tahu bahwa dirinya egois, selama ini dia berusaha unt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN