Tiga tahun kemudian ... Aku baru selesai memandikan Rafaelly dan mendandaninya bagaikan little princess. Dengan gaun model balon, rambut dikuncir dua, dia nampak sangat manis dan menggemaskan. "Wow, anak Mommy sudah cantik," cetusku memuji. Cup. Cup. Kucium kedua belah pipi gembilnya yang merona merah. "Mommy, Elly sayang ..." Putri kesayanganku balas memelukku dan mengecup pipiku dengan bibirnya yang lembap. "Love you too, Princess," balasku dengan senyum sumringah. "Kita berangkat?" ajakku sembari melirik jam di pergelangan tanganku. "Yeeeee!!" seru Elly riang. Ia bergelayut di lenganku dengan manja, aku setengah menggendongnya untuk membawanya pergi. Kami menuju bandara, menjemput seseorang yang penting bagi kami. Elly sangat merindukannya setelah sekian lama tak bertem

