Malamnya, saat kami rebahan di ranjang, aku menceritakan kegundahan hatiku pada Rafa. “Rafa, apa kamu tahu ... ternyata aku memiliki adik pria!” Rafa nampak tertegun, pasti dia kaget sepertiku saat mengetahui hal ini. “Aku tahu, dan maaf,” sahutnya dengan lidah kelu. Apa? Aku malah tak paham dengan responnya yang tak sesuai perkiraanku. Ada ada lagi? Apa ada rahasia yang belum disampaikan padaku? Tadi siang aku sempat syok mendengar cerita Mama, masa Rafa juga demikian? “Rafa, apa maksudmu? Jadi kau tahu kalau aku memiliki saudara laki-laki?” tanyaku penasaran. Rafa mengangguk dengan wajah sarat penyesalan. “Maaf Luna, aku tak memberitahumu karena ... ah, sudahlah. Aku tahu hal ini dari ... ehm, Candy

