28 : Sudah terlambat, Rafa ...

1096 Kata

Rafa pov Fix. Gue sudah tahu fakta yang terjadi. Dan langsung gue konfrontasi pada perempuan licik itu.  Gue tak sudi membuang waktu disini, sementara disana Luna sendirian tanpa gue. "Lo telah menyembunyikan saksi mata penting itu.  Untung detektif kepercayaan gue  sangat jeli.  Candy, akui saja kejahatan lo!!" tuntut gue geram. Nyonya Gultom mengangkat sebelah alisnya heran, namun dia masih berusaha membela perempuan yang diamanatkan kakek gue untuk menjadi pendamping hidup gue. "Rafa, apa-apaan ini?  Tolong bicarakan baik-baik.  Mungkin ini hanya salah paham!" Gue mendengus kasar.  "Salah paham?  Coba tanyakan perempuan itu!  Salah pahamkah kalau dia menyelewengkan kenyataan yang terjadi supaya bisa mengancam gue untuk menikahinya?!" sarkas gue. Melihat kegeraman di wajah gue dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN