2.30 : Galau

1373 Kata

“Elly!”             Teriakan Aldo membuat gue kesal.  Bocah ini, apa dia tak menganggap gue kakaknya lagi?  Begitu Aldo tiba di samping gue, tangan gue terulur untuk menjewer telinganya.             “Aduh, sadis amat, sih, Elly!  Amat aja gak sadis,” canda Aldo jayus.             Gue mendelik padanya.  “Dek, gue ini kakak elo!  Lupa?”             Aldo menggaruk kepalanya yang tak gatal.  “Lupa, sebab Elly pendek.  Seperti adik gue.”             b******k!  Mentang-mentang tinggi Aldo sekarang menjulang diatas gue ... enak saja dia mengatai gue cebol.  Padahal tinggi gue jauh diatas tinggi rata-rata gadis lain.             “Gue doain lo dapat cewek model liliput!”             Mendadak Aldo menjadi salah tingkah, wajahnya merona merah.  Gue jadi curiga.             “Apa lo benar meny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN