21 : Hambatan demi Hambatan

1558 Kata

Gue tahu siapa yang bersuara tadi, hambatan utama dalam hubungan kami! "Nyonya Gultom, sungguh kejutan bahwa Anda berdiri di seberang kami," sinis Rafa begitu mengetahui siapa yang berani membantahnya. Nyonya Gultom nampak tak gentar meski ditatap tajam oleh Rafa, si penguasa, yang dianggapnya seperti anaknya sendiri. "Rafa, aku tak peduli jika pendapatku ini membuatmu tak senang hati.  Kuharap suatu saat kau mengerti.  Aku melakukannya demi kebaikanmu.  Dia ini ..."  Nyonya Gultom menunjuk gue langsung, "bukan wanita yang tepat untukmu!" Rafa mendengus kasar menanggapi ucapan Nyonya Gultom. "Jadi menurutmu, perempuan mana yang cocok untukku?  Seperti dia?" balas Rafa menyindir, dia menunjuk Cleo. Tak sadar sikon, Cleo nampak sumringah dilibatkan dalam pembicaraan tak menyenangkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN