Perlahan hancur.

1610 Kata

***             Suasana bandara benar benar ramai. Hilir mudik manusia tiada hentinya. Seperti di tekan oleh waktu dan juga keadaan, manuia bermobilisasi dengan cepat di sini. Berjalan ke arah tujuan masing masing, ada yang berjalan bersama, berjalan sendirian. Membawa kantung kantung belanjaan yang sangat besar, membawa koper yang juga sama besarnya, sampai membutuhkan bantuan orang lain.             Di tengah kerumunan itu, Lucas menjadi satu satunya manusia yang terpengaruh waktu. Saat orang merasa waktu berjalan sangat cepat di sini. Lucas merasakan hukum relativitas. Ia merasa waktu sangat lambat.             “Tuan, sebentar lagi pesawatnya akan segera lepas landas.”             Suara laki laki yang sejak tadi menemaninya, suara itu pada akhirnya menarik Lucas dari lamunanya. Kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN