*** Rachel mengerjapkan matanya dengan bingung, melihat kursi yang biasanya di duduki Lucas, kini kosong. Penghuninya bahkan belum terlihat sejak Rachel pulang sekolah. Menggeret kursi ke belakang, Rachel meninggalkan meja makan. “Rachel? Mau kemana?” tanya ayah Rachel. Rachel sontak berhenti dan membalik badan. Ia tersenyum ke arah ayahnya. “Aku mau ke kamar sebentar.” Jawab Rachel. Setelah itu Rachel berjinjit jinjit. Buru buru meninggalkan dapur sebelum ayahnya bertanya hal lain. Rachel berlari, melewati dapur dan ruang makan, melintasi ruang tamu begitu saja dan akhirnya ia harus melewati lorong kamarnya. Tapi Rachel tak melangkah masuk ke kamarnya sendiri, ia terus berjalan. Melewati lorong dan menuju ka

