Membukakan pintu.

1301 Kata

***   Rachel selesai mengerjakan tugasnya. Ia tengah menata piring piring yang baru ia keringkan di meja makan. Di tatanya piring piring itu dengan susunan yang rapi. Rachel bahkan sudah membuat limun segar untuk siang hari yang panas. Membayangkan minuman dingin dengan sensai asam dan manis itu saja, Rachel sudah tergiur. Dengan bersemangat, Rachel menatap piring dan gelas. Si limun yang sudah sangat menggoda, Rachel letakan di tengah tengah meja.             Saat tengah sibuk menata makanan, suara deruman mobil yang terdengar jelas kemudian perlahan senyap di pelataran rumah Rachel. Rachel refleks mencari keberadaan ayah dan ibunya. Rachel terlalu pemalu untuk menyambut tamu.             Rachel berlari, ke ruang tamu dan tidak ada siapa siapa. Padahal, Rachel yakin sekali kalau ayah d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN