Jepretan foto.

1845 Kata

***   Tak lama setelah pergi, ayah Lucas kembali membawa kamera di tanganya. Kamera klasik yang masih menggunakan rol film yang harus di cuci dahulu ketika ingin mencetaknya.             “Ayo kita ambil foto bersama dulu,” ajak ayah Lucas. Lucas merasakan tepukan di bahunya. Tepukan menyemangati dari Paman Simon.             “Ayo, kita berfoto. Ini pertama kalinya kita akan mengambil foto.” Ucap ayah Rachel dengan sangat antusias.             Lucas melihat kalau ayahnya mendekati Paman Simon, lalu laki laki itu menepuk bahu ayahnya.             “Ayo, kita ambil foto sebanyak mungkin untuk di jadikan kenang kenangan.” Ucap ayah Rachel dengan senyum cerah seperti cuaca sore itu.             Lucas beranjak dari tempat duduk, ia mendekat ke arah dua laki laki dewasa di hadapannya.     

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN