Setelah pemakaman selesai, orang-orang yang datang melayat tidak langsung meninggalkan rumah Lucas, ada juga yang tinggal lebih lama. Bagi Lucas, mereka semua terlihat sama saja. Di mata Lucas, yang datang menghadiri pemakaman ibunya hanya orang orang yang ingin menunjukkan wajah, tidak untuk memberikan simpati yang sesungguhnya. Tidak berduka dalam artian yang sebenarnya. Setelah sampai di rumahnya, Lucas mendapatkan banyak sekali ucapan - ucapan menenangkan, yang tidak berguna sama sekali. Saat kamu merasa kehilangan, tidak ada satu kata pun yang bisa menghiburku dan itu yang Lucas rasakan sekarang. Semanis apapun kalimat yang ia dengar, itu tidak memberikan efek apapun pada hatinya. Kebas. Kini Lucas hanya merasa duka yang tiada habisnya. " Kamu anak yang kuat, kamu adalah ana

