chapter 08

1024 Kata
Senja di gantikan dengan sinar rembulan, suhu badan lily semakin panas, lily tak menghiraukan hal itu, toh saat di dunia nya dia bisa sembuh dengan sendirinya, lily paling anti jika harus meminum obat, apa lagi jika rasanya pahit. Malam itu, yue jie membawakan makanan dan juga buah, semenjak pulang lily tak mau makan apapun, itu membuat yue jie takut, jika sakit lily akan semakin parah. Seperti yang dikatakan lily tadi, xiao zhang datang ke kamar lily, xiao zhang masuk dan melihat wajah lily begitu pucat, "ha, kamu sakit jia li? Sudah minum obat? " Tanya xiao zhang Wajah xiao zhang terlihat khawatir, "tidak kakak, ini hanya demam biasa, "jawab lily " Apanya yang hanya demam biasa, sudah beristirahat lah, aku akan pergi"ucap xiao zhang Xiao zhang hendak pergi, lily menarik tangan xiao zhang, "kamu tak mau mengetahui jawaban dari Pertayaan mu tadi? " Tanya lily "Besok saja, sekarang istirahat lah" Jawab xiao zhang "Besok? Jika aku masih ada, tapi jika tidak? Siapa yang akan memberikan mu jawaban? " Gumam lily Lily mencoba istirahat, tapi suhunya membuat dirinya tak bisa tidur,Sampai pagi hari mata lily tetap terbuka, semalaman tak tidur membuat mata lily seperti mata panda. Hari ini keluarga Qu akan kembali ke kediaman Qu, mereka semua telah bersiap, lily juga telah siap, lily berjalan dengan di bopong yue jie menuju gerbang utama, Tubuh lily sangat lemas, padahal jika di dunia nya, sakit seperti ini hanya hal kecil, tanpa minum obat, lily bisa sembuh sendiri, tapi kenapa malah semakin parah. Lily mencoba terlihat baik di depan mereka, dan mencoba berjalan sendiri seperti biasanya, lily melempar senyum kepada mereka, agar tak ada yang tahu jika lily sedang tak baik, Setelah berpamitan, mereka menaiki kereta masing-masing, saat lily hendak naik tiba-tiba kepala nya pusing, tubuh lily hampir saja jatuh ke tanah, tapi karena mo huang chang, yang menangkap tubuh lily, bukan tanah, melainkan tubuh mo huang chang, Wajah huang zi menjadi kesal melihat hal itu, tapi ia sembunyikan, ia tahu jika mo huang chang lebih segalanya darinya, dan banyak juga para gadis menyukainya, dan juga menjadi istri nya, Tapi huang zi tak rela jika lily termasuk dari para gadis itu, melihat perubahan di wajah huang zi, lily mencoba berdiri tapi terjatuh lagi. "Jika kamu masih sakit, tinggal lah beberapa hari disini, sampai kamu pulih" Ucap kaisar huang Lily memijat perlahan keningnya, pusing di kepalanya tak kunjung reda, wajah lily semakin pucat, membuat mereka semua semakin khawatir, Pasalnya, keluarga Qu sudah tahu jika Qu jia li memiliki penyakit yang aneh, yang tabib profesional pun tak bisa menyembuhkan nya, "Terimakasih yang mulia atas tawaran nya, tapi saya ingin pulang" Ucap lily "Kesehatan mu semakin buru jia li, ini tak baik untuk perjalanan pulang" Ucap mentri Qu "Tetap lah disini jia li, ibu tak mau kamu kenap-kenapa" Ucap nyonya Qu "Aku hanya ingin pulang, kumohon" Ucap lily "Tidak" Ucap tegas mentri Qu "Sudahlah jia li, hanya sampai kamu sembuh saja" Ucap xiao zhang "Jangan di paksakan, pulang lah, biar mo huang chang mengantar nya sampai ke kediaman Qu, mo huang chang cukup tahu tentang ilmu perobatan" Ucap kaisar huang Lily melirik sinis ke arah mo huang chang, ya, karena kaisar huang telah berkata demikian, mereka pun menyetujui nya,lily menaiki kereta kedua dengan di bantu nya mo huang chang, Dalam kereta kedua lily tak hanya bersama mo huang chang, Yue jie dan xiao zhang ikut dalam kereta nya. Lily duduk berhadapan dengan mo huang chang, Yue jie duduk disebelah lily untuk menjadi sandaran,karena sering kali merasa pusing secara mendadak. Betapa kesalnya huang zi dengan keputusan ayah nya, dirinya bertanya-tanya kenapa harus mo huang chang,jika hanya mengobati saja, kenapa tidak menyuruh tabib istana saja, Kaisar huang yang melihat raut wajah huang zi yang menyiratkan sebuah pertanyaan. "Zi'er,ada apa? Kenapa raut wajah seperti itu? " Tanya kaisar huang Huang zi menoleh ke arah kaisar huang, mengehela nafas, "ayah tahukan jika jia li itu seutuhnya hanya milik ku, kenapa harus huang chang yang mengantarkan nya pulang, tabib istana juga bisa, jika hanya untuk memastikan kesehatan jia li" Ucap huang zi Temperamen huang zi gampang berubah-ubah, huang zi sangatlah mirip dengan almarhumah permaisuri Yun lim zi, setelah melahirkan huang chang, permaisuri Yun lim zi meninggal dunia. "Jangan terlalu egois zi'er, aku bisa saja menyuruh tabib istana, tapi aku hanya ingin memberikan apa yang seharusnya ia miliki" Kaisar huang meniggalkan sendiri huang zi, kecewa, kesal, marah, tapi ia tak bisa apa-apa, apa yang ia inginkan selalu di penuhi oleh Kaisar Huang. Setelah sampai di kediaman Qu, huang chang dan yue jie langsung membawa lily masuk kedalam kamarnya, huang chang memeriksa keadaan lily dan membuatkan obat untuk nya, Percuma saja, lily tak akan meminum obat itu, ia tidak suka akan obat, dan selama di dunia nya ia pun jarang sakit, tapi entah kenapa, setelah datang kemari, lily merasa jika badan nya sangat lah lemah. "Suami, aku takut jika jia li pergi meninggalkan kita, aku tak mau jika harus kehilangan salah satu putri kita" Ucap nyonya Qu Mentri Qu menghela nafas, berjalan menuju jendela, mengamati sekeliling, dan menggelengkan kepala, "Aku juga tak mau, tapi ini sudah takdir dari yang maha Kuasa, kita tak bisa berbuat apapun, kita tak bisa melawan kehendak nya, " Ucap mentri Qu Tak terasa butiran air mata menetes dari mata nyonya Qu, seorang ibu pasti tak kan bisa jauh dari anak nya, meski anak itu telah berbuat jahat kepadanya. "Apa kita katakan yang sejujurnya saja, jika seandainya dia pergi nanti, dia bisa tenang" Ucap nyonya Qu Seketika mentri Qu menoleh, matanya membulat, dan menatap tajam ke arah nyonya Qu, "TIDAK, dia sendiri yang menyerahkan nya," Ucap mentri Qu Saat lily tengah duduk di atas tempat tidurnya, kala itu lily tengah sendiri, yue jie pikir lily tengah tidur, jadi ia pergi mengerjakan tugas yang lain. Lily hanya diam, melamun, memikirkan apa yang sedang terjadi pada nya, kenapa tubuh nya bisa selemah itu, lily merasa jika dirinya bukan demam biasa, tapi sedang sakit parah, Tapi sakit apa, lalu lily ingat dengan kata-kata nyonya Qu, jika jia li memang sakit parah, tak ada tabib yang bisa menyembuhkan nya, "aku merasa jika ada sesuatu yang mereka sembunyikan, tapi apa? " Ucap lily
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN