Waktu begitu cepat berlalu, detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari. Dua hari yang sudah ditentukan untuk melaksanakan acara pernikahan Cakrawala bersama Embun akhirnya tiba juga. Pagi hari di ibu kota terlihat cerah, matahari pagi memancarkan sinar hangatnya hingga terasa pada hati pria yang kini tengah berdiri didepan cermin kamarnya. Pria itu tengah mematut dirinya agar jangan ada satu pun yang terlewatkan dengan penampilannya itu. Dia tidak mau membuat sang calon mempelai wanita merasa kecewa jika dirinya berpenampilan buruk. "Cakra, kamu sudah siap, Nak?" tanya Elma seiring berderitnya suara pintu kamar sang putra yang didorong dirinya dari luar. "Mami," lirih Cakrawala. "Cakra sudah siap. Cuma Cakra sedikit nervouse, Mih. Tolong bantu biar bisa tenang."

