32

1104 Kata

"Kamu sudah sadar?" tanya seseorang yang masuk ke dalam kamar, membuat Jian langsung membaringkan dirinya lagi, menutup matanya pura-pura belum sadar. "Kenapa juga Hyun-jae harus ke sini?!" gerutunya dalam hati. Karena tidak ada kata-kata yang keluar dari Hyun-jae, Jian dengan pelan membuka setengah matanya, berusaha mengintip sedikit. "Akhhhh!" teriak Jian kaget, karena wajah Hyun-jae berada dekat dengan wajahnya. Kepala Jian bahkan sampai tidak sengaja membentur kepala ranjang. Membuatnya langsung meringis kesakitan. "Ishh, apa yang kamu lakukan?!" "Menyadarkanmu, tidak usah pura-pura lagi. Aku tahu kamu sudah sadar dari tadi." "Iya. Tapi, kamu tidak perlu mendekatkan wajahmu seperti tadi!" kesal Jian. Hyun-jae menarik sudut bibirnya. "Maksudmu seperti tadi, seperti apa?" Jian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN