Satu minggu berlalu, tidak ada perubahan sama sekali yang terjadi pada kondisi Malvin. Tetap sama, selalu melamun dan menatap kosong ke depan. Wajah cowok itu benar-benar terlihat lusuh setiap hari nya, walaupun hari ini Malvin telah kembali ke sekolah. Tapi tidak ada yang di lakukan cowok itu selain menatap kosong keluar jendela kelas. Gevan, Rendra dan Risky menghela nafas nya mereka bersamaan. Sahabat mereka itu sudah seperti orang kehilangan jiwa selama satu minggu ini, entah sampai kapan hal ini akan berlanjut. "Sumpah! Ini gak Malvin banget." Gumam Risky seraya terus menatap Malvin yang duduk di sudut kelas, dengan pandangan keluar jendela. "Ya satu-satu nya cara, kita bawa Zeta ke dia lah." Rendea ikut bersuara. "Mau dicari kemana? Kalian tau sendiri gitu, kalau Zeta udah satu m

