*** Ponsel Érique sedari tadi berdering. Pria itu tak sempat untuk sekedar melihatnya. Setelah menelepon Orlando. Dia mengecek ponsel kekasihnya yang berdering dan akhirnya mendapati pesan mesra pria lain ke kontak kekasihnya. Perdebatan hebat pun terjadi. Otak Érique terasa terbebani karena perkataan kekasihnya. Dia sama sekali tak terima dengan pengakuan Bella. Di genggamannya ada ponsel milik Bella. "Kau--, kau mengakuinya sekarang? Sudah berapa lama kau menjalin kasih dengannya hah!" Bentak Érique. Pria itu tidak terima kesetiaannya dibalas dengan perselingkuhan. Bella terdiam bagaikan batu. Érique tidak tahu harus berbuat apa lagi. Bagaimana caranya ia meluapkan amarahnya. Memukulnya? Tidak, Dia bukanlah tipe pria seperti itu. Mengumpat? Itu terlalu kekanakan. Dia adalah pria terpe

