Kedatangan ayahnya di rumah Rose, Membuat Victoria tak bisa menghindar lagi. Akhirnya gadis itu ikut pulang ke rumah ayahnya. Rasanya ia tak tega melihat kondisi sang ayah yang semakin hari memburuk karena dirinya. Ada satu syarat yang diajukan Victoria yaitu dia tetap ingin bekerja. Dia ingin mandiri seperti kakaknya Olivia. Awalnya Givanno tidak menyetujuinya. Dia tidak ingin anaknya bekerja sambil kuliah. Tapi apalah daya dirinya. Hanya itu syarat yang diinginkan putrinya. Mau tak mau Givanno menyetujuinya. "Ini minum dulu," Pinta Érique sambil menyodorkan segelas soda pada adiknya. Kini mereka sudah sampai di rumah sang ayah. Victoria mengambil gelas dari kakaknya. Tatapan matanya begitu tajam melihat setiap inci wajah lelaki di hadapannya. "Trims," Katanya. Érique kembali duduk di sa

