Ran memang selalu begitu, jika dirasanya ganjil dia akan terus berbicara bahkan akan menjadi wanita super cerewet dan Bintang akan menjadi sasarannya. Tapi Bintang tak mempermasalahkan itu, toh istrinya hanya menasehati, memberi saran bukan mengguruinya. "Ya ya ya! Kalau udah nyonya besar yang ngomong bakal berabe kalau nggak segera di turutin!" ucap Bintang. Ran hanya tersenyum geli. Bintang melepaskan pelukannya saat Ran berjalan menuju meja makan untuk mengambil bekal makan siang yang tadi sudah disiapkannya. Semenjak menikah, Bintang memang selalu meminta istrinya untuk menyiapkan bekal makan siang, bahkan jika tidak sempat membawanya pagi itu, Ran akan mengantarkannya langsung ke kantor suaminya. ***** "Selamat pagi Pak!" sapa Suci sekretaris Bintang saat wanita itu sudah melihat

