“Ceklek… klek….” Seseorang seperti sedang memutar knop pintu kamarku. “Siapa itu?” Aku pun terjaga karena suara itu. Namun, aku berusaha untuk tidak berteriak. Sebelum aku masuk ke kamar ini, aku sempat melihat sebuah kamera pengawas. Aku yakin, dia tidak akan melakukan apa-apa. Jika dia melakukan kejahatan di penginapan ini pasti akan langsung ketahuan. “Semoga saja itu bukan orang jahat,” bisikku sambil melihat jam yang tergantung di dinding kamar ini. Waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari. Aku mulai merasa sedikit khawatir. Jika dia bukan orang jahat, buat apa dia memutar pintu kamarku di waktu sepagi ini. Aku pun bangun dari tempat tidur dan mengambil sesuatu yang bisa dijadikan alat pemukul. Kemudian, aku bersembunyi di balik dinding yang memisahkan ruang tidur dengan

