Andrew POV Sudah beberapa bulan berlalu tanpa kehadiran Ajeng. Perempuan aneh, namun tidak bisa aku lupakan. Walau, ini bukan pertama kalinya aku terbangun dengan seorang perempuan di sampingku. Tetapi, aku rasa ini pertama kalinya aku sampai menyentuh tubuh seorang perempuan. Kulitnya yang lembut dan putih, masih terus dirasa di tangan ini. Perasaan aneh apa ini. Sebelumnya, aku tidak pernah merasakan perasaan seperti itu terhadap seorang wanita. Aku tidak pernah mau berurusan dengan makhluk yang bernama wanita. Berurusan dengan mereka tidak pernah beres. Dan pasti akan mengganggu semua pekerjaan diriku. Itu lah yang terjadi saat aku kenal dengan wanita yang bernama Ajeng. Sekarang, setelah aku pergi dari Jakarta. Aku pun mulai sedikit demi sedikit menghilangkan Ajeng dari otakku. Aku

