BAB 35

1831 Kata

Cukup lama, Ayah dan Ustad Khairil berada di dalam kamar. Entah apa yang sedang mereka bicarakan. Namun, hatiku merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Wajah tamu yang tadi bahagia juga tampak berubah menjadi tegang. Tampak tanya di wajah mereka. “Ayah sama Pak Ustad lama banget Kak?” Aku pun ikut bertanya-tanya apa yang sedang mereka lakukan di dalam. “Kamu ya, manggil suami dengan sebutan Pak Ustad,” goda Kak Kiki. “Calon Kak, belum jadi suami.” “Iya, sabar aja. Pasti Ayah sedang menguji calon mantunya.” Kak Kiki terlihat tenang. Tidak seperti aku, aku terus-terusan merasa gelisah tanpa tahu sebabnya. Tidak lama kemudian, akhirnya Ustad keluar seorang diri dari dalam kamar. Dia langsung berjalan ke tempat duduk orang tuanya. Dia seperti mengatakan sesuatu kepada mereka. Namun, aku t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN