Chapter 42

1983 Kata

"Merebut semua warisan milik Alex," ujar Angela kemudian. Sebastian terdiam dan menatap Angela yang baru saja mengatakan kalimat tersebut. Dirinya seolah menahan napas karena ucapan Angela.  "Apa?" tanyanya dengan kening mengernyit.  Sebastian kemudian menyandarkan punggungnya pada kursi. Menatap tidak percaya kepada Angela. "Angela-" "Ada apa? Kau akan melarangku?" Sebastian benar-benar tidak habis pikir dengan rencana Angela yang satu itu. "Kenapa harus permasalahan warisan?" tanya Sebastian. Angela sudah tahu bahwa lelaki itu tidak akan mendukungnya. Tidak akan pernah mendukung ambisinya. Mereka memiliki prinsip yang berbeda namun saling mencintai. Sehingga meski terdapat perbedaan pendapat dan cara berpikir, pada akhirnya mereka tidak bisa melepaskan satu sama lain. "Apa yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN