Crypto akhirnya sampai membawa Rimpu pada satu tempat di kawasan itu. Terlihat sangat aneh, ketika di Batu Kunawa waktu sudah menunjukkan malam hari, di tempat Rimpu dan Crypto saat ini malah masih terasa seperti siang hari. Terang dan terik seraya memperlihatkan kondisi langit biru siang hari dengan sedikit hiasan awan putih. Padahal kawasan belantara balik tembok letaknya hanya bersebelahan saja dengan Batu Kunawa, namun lewat fenomena aneh dan ajaib itu seakan keduanya berada di belahan dunia yang berbeda. Tetapi Rimpu tak menyadarinya. Rimpu juga tak sadar bahwa di luar sudah malam hari, waktu berjalan begitu relatif di tempatnya saat ini. Rimpu sama sekali tak merasa bahwa dirinya tengah berada di suatu dimensi yang jelas-jelas berbeda. Apalagi saat ini dia belum mengetahui bahwa di

