Malam itu akhirnya Shei dan Alden pergi ke salah satu mall di pusat kota demi belanja kebutuhan calon anak mereka nanti. Sebelumnya memang mereka belum mempersiapkan sama sekali karena sibuk membuat acara kepergian kakak kandungnya, Raina. Dan Shei pun dulu belum ingin belanja kebutuhan pasca kelahirannya nanti. Karena merasa masih berduka. Tapi ia juga tak bisa menundanya lagi karena bulan depan sudah hari perkiraan lahirnya, bisa maju bisa juga mundur. Jadi selagi kandungannya masih terasa baik-baik saja dan belum menandakan akan segera lahiran, lebih baik ia belanja dari sekarang. “Lucu-lucu banget.” Mata Shei tampak berbinar melihat berbagai kebutuhan bayi yang terpajang di toko yang pertama kali ia datangi. Semua warnanya terlihat simple, warna pastel. Gambarnya pun bagus-bagus. Soal

