38

1106 Kata

“Anak Ayah pinter gak disini?” Justin hampir setiap sore mengunjungi Nasya setelah selesai terapi. Ia juga sudah mulai bekerja di rumah sakit tempat Alden bekerja. Tentu saja atas rekomendasi Alden. Juga sebelumnya Justin memang pernah bekerja disana. Saat pria itu akhirnya menjadi kekasih gelap dari mantan kekasihnya, Raina. Nasya tersenyum lebar melihat kehadiran Ayahnya. Selama ini gadis itu memang terlihat makin ceria dan makin kuat. Ia sudah bisa makan apa saja dan berlari-lari. Nasya sudah semakin aktif menandakan jantung dalam tubuhnya telah berfungsi dengan baik. Nasya bukan lagi gadis kecil lemah yang harus bergantung pada obat maupun peralatan medis. Satu hal lagi yang sangat Shei syukuri. Nasya selalu tersenyum paling lebar ketika Ayahnya datang. Tentu saja. Setelah terpisah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN