31

2062 Kata

“Kamu salah paham, Shei. Kami gak ada apa-apa.” Alden terus saja mencoba menjelaskan apa yang terjadi pada Shei. Entah darimana wanita yang tengah hamil muda itu sehingga baru sekitar jam Sembilan malam dia kembali ke apartemen. Membuat Alden sangat khawatir dan hampir saja melapor ke polisi. Shei hanya diam di sofanya. Bukan karena ia salah paham dengan suaminya itu. Tapi ia tengah kebingungan dengan apa yang harus ia lakukan selanjutnya. Ia tau Raina sangat ingin Alden kembali tapi ia juga tak mau kehilangan Alden. Sangat tidak ingin. Bermimpi untuk kehilangan Alden pun tidak. “udahlah gak usah dibahas. Aku capek.” Ucap Shei akhirnya. “Kamu jangan salah paham terus dong. Bukankah kita udah sepakat untuk saling percaya?” “Ya percaya jika itu tidak terjadi didepan mata aku sendiri.” S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN