Masygul

3129 Kata

Syaqila masih mematung di tempatnya dengan memandang tidak percaya ke arah pemuda jangkung yang tidak dikenalnya itu. Gadis berkerudung itu berulang kali berusaha mencubit tangannya sendiri untuk membuktikan kalau ini semua hanyalah sebuah mimpi buruk baginya. Ia meringis samar karena merasa sakit, kembali menatap sosok di depannya yang masih menatapnya dengan alis bertautan. “Syahir diculik,” Hanya dua kata itu yang bisa ditangkap oleh pendengarannya, kalimat panjang dan juga penjelasan cowok itu tidak bisa terdengar lagi. Terlihat hanya seperti gerakan bibir tanpa suara karena pikiran Syaqila sudah kemana-mana. Suara deru motor mendekat membuat ia langsung menolehkan kepala dan menipiskan bibir begitu saja saat melihat saudara kembarnya turun dari sana dengan rahang mengeras. Bahkan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN