Wisnu berdiri di depan gerbang panti asuhan dengan menenteng pepper bag berisi makanan. Pemuda yang memakai kaos polos kebesaran yang diselipkan ke dalam celana jeansya itu sontak tersenyum saat melihat sosol Yunna kini berlari ke arahnya. Ia sekilas melirik ke depan sana, seorang cowok terang-terangan menatap tidak bersahabat ke arahnya. "Sudah pulang kerja? Tumben cepat banget, biasanya kan agak malam." Ujar Yunna mendongak pela pada sang kakak, "kerjaan cuma dikit jadi semua pada pulang ... makanya langsung ke sini." Jelasnya dengan tersenyum samar. Yunna menganggukan kepalanya paham lalu berbalik dan berjalan lebih dulu dan memgernyitkan dahi saat tidak melihat Athan di depan pintu masuk. Sudah menyelonong duluan tanpa menunggu tamu. Wisnu pun melepas sepatunya di depan pintu, menje

