“Hai, Keyla.” Nafas Keyla seketika tertahan. Wajahnya langsung memucat ketika tahu siapa gerangan yang datang ke rumahnya. Seorang pria dewasa berkemeja maroon yang dibalut jas hitam berdiri di depan pintu sambil tersenyum lebar. Mata Keyla bergulir ke arah lain, tepatnya ke sesuatu yang kini berada di tangan pria itu. Sebuah parsel perhiasan yang di dalamnya memuat kalung, cincin, anting, gelang, dan gelang kaki. Tidak! Mau apa pria itu datang ke sini? Setelah Keyla merasa yakin pria itu tak akan menganggu kehidupannya lagi, sekarang lihat? Apa yang pria itu lakukan di rumahnya? Mengapa pria itu membawa perhiasan dalam bentuk parsel lengkap dengan pita. Lama tak bernafas, akhirnya Keyla mengembuskan nafas bak orang yang lupa cara bernafas. Maid itu sadar bahwa tamu kali ini dikenal

