Pertengkaran Aryo dan Gelano berakhir. Keduanya berserta Rianti terdiam di ruang tamu. Gelano disuguhkan teh hangat oleh Rianti, wanita paruh baya itu menyuruh Gelano meminum teh terlebih dahulu sebelum membahas pembahasan ke ranah yang lebih intens. Kedua tangan Aryo diletakan di paha dengan membungkukkan sedikit punggungnya. Pandangan tajam nan menyeramkan berubah menjadi kosong. Lurus menatap ke lantai. Revaldo dan istrinya sudah meninggalkan ruang tamu. Merasa muak dengan drama keluarga, akhirnya memilih menghindari keributan yang terjadi akibat pengungkapan Gelano. Sekaligus menyesali akan perbuatan dahulu. “Katanya Gresia punya anak? Saya mau Meira tinggal di rumah ini,” tegas Aryo membuat mata Gelano menajam. Semudah itu? Lebih baik Aryo tetap membenci daripada menghilangkan

