Bab 41 "Akan ada dimana saatnya kesalahan termaafkan, meski bekasnya belum mampu disembuhkan secara sempurna." *** Di ruang keluarga kerajaan ini semua wajah para selir ditekuk. Ada yang memperlihatkan ketakutan, ada yang terlihat acuh juga, ada yang menahan tangis di ujung pelupuk matanya. "Kenapa kalian bisa-bisanya melakukan hal sebejat itu? Apa hati kalian sudah tergadaikan? Hukuman apa yang pantas untuk kalian dapatkan??" Lina bersuara terlebih dulu. "Maafkan aku yang mulia, aku tak bermaksud membunuh mereka. Aku hanya merasa sedikit sakit hati karena mereka telah mampu berada sebegitu dekat dengan tuan, aku merasa cemburu. Apalagi saat mengingat Alessa keguguran, tuan kelihatan terpukul sekali tetapi sedangkan dengan aku. Aku saat keguguran tidak ada yang ta

