Line yang di bold ini dibuat untuk menampung u*****n kalian karena saya menghilang ditelan bumi, yang mau ngataian dipersilahkan.... Setelah pintu kamar itu tertutup rapat dengan cara cukup kasar, Alia maupun Rafa meluruh di lantai, bersandar di pintu. Astaga, mereka sadar tak ada yang benar disini. Keduanya salah. Entah kenapa, setelah kesunyian itu merayap, keduanya tau letak salah mereka dimana. Rafa salah karena sejak awal tidak bisa menerima Alia dengan cara tulus padahal ia telah bersumpah di hadapan Tuhan. Namun Rafa ingkar. Dan Alia, ia tak sanggup berdiri kokoh, Alia tau Allah menguji namun Alia sudah tak kuat, Alia yakin Allah sangat kecewa padanya. Seluruh tubuh Alia bergetar hebat ketika ia sadar kalau ia baru saja keluar tanpa menutup auratnya. Semarah itukah dirinya? Ali

