Coba, bayangin kalian adalah Alia sekarang. Kalian, bakal ngapain? Selamat membaca "Saya, tidak menyerahkan anak saya untuk kamu sakiti." Rafa memukul kepalanya berkali-kali. Kalimat yang ia ingat adalah kalimat Maleo malam itu. Dimana Maleo sadar, mungkin sebuah kesalahan menyerahkan Alia padanya. Dan benar, ia rusak hidup Alia dengan tangannya sendiri. Ia menatap Alia yang diam termenung di balkon, gadis itu mengenakan sebuah celana hitam pendek ketat dengan kaos putih kebesaran, tanpa cadarnya dan bajunya yang biasanya tertutup, biasanya Alia malu mempertontonkan bahkan lengannya, namun sekarang Alia berpenampilan cukup terbuka, rambutnya di biarkan tergerai menghiasi wajah sayunya, Rafa tak masalah sama sekali, selama Alia berpenampilan seperti itu, hanya jika di depan Rafa. Sete

