"Lepasin tangan lo dari Anara!" bentak Zain, Namun tak di pedulikan oleh Givano. Cowo itu malah menarik Anara dari kerumunan para siswa-siswi. Sedangkan Anara,cewe itu diam. Rasa kepercayaan nya hancur lembur dan hati nya? Oh jangan di tanya lagi. Tak terasa Givano telah sampai di roftoop sekolah. Ia menatap cemas Anara yang terdiam sedari tadi. "Istri kecil.... " "Gue udah gede b*****t" Ooo masih waras! " hahaha! Kecil! Lo kecil! Buktinya gitu aja nangis! Liat gue. Muka ganteng gue nih!!! Berjuang nih demi lo! Ck! Jelek dah gue" monolog Givano ia menatap Anara yang Masih terdiam. "Soory... Lagian lo ngapain juga sok berantem! Gue ga suka ya... Apalagi tadi ada kepsek aduhh cari gara-gara amat sih lo" gerutu Anara blak-blakan. "Semua nya demi lo! Gue pernah bilang sama suami

