"Perjuangan lo buat nasi goreng lebih berarti bagi gue... Gak peduli rasa atau bentuk yang pasti itu Sayang gue ke lo" Ada yang bergetar tapi bukan handpone. Anara membuang muka nya ke arah lain. Merasa aneh ketika Givano berkata begitu manis, jika dulu ia ingin muntah ketika givano mengoda nya tapi sekarang ia malah malu-malu kucing. Givano yang menyadari jika Anara tengah dalam Masa baper pun tersenyum penuh arti. "Cie ada yang Baper.. " goda givano sambil menarik-narik tangan Anara. "Ha? Sapa-sapa? Sapa yang baper?" tanya Anara pura-pura tidak tau. "lo lah! sapa lagi emang nya yang mau duduk lesehan bareng gue" "Gue ga baper tuh!" "Boong dosa sayang" "Fitnah kejam sayang" "Cie sayang" "Cie Ge-er" "Ge-er tanda pede" "Kalo kepedean nama nya bego!" "Sayang ngalah dong"

