"Baru pulang?" instrupsi suara dengan nada tak bersahabat, Anara mendongak disana terlihat Zain tengah sibuk dengan hp nya entahlah guratan ekspresi nya menunjukan jika cowo itu tengah khawatir. Tapi menghawatirkan siapa? Anara atau orang lain. "iya..." jeda sebentar, Anara nampak tak bersemangat hingga Zain mengalihkan pandangan ke arah dirinya. Sontak Anara tersenyum. Teryata zain peka juga! "Zain... Khawatir? Khawatirin Anara atau Lyra?" tanya anara bermaksud menyindir. Zain yang merasa tersindir pun menatap Anara tajam. "Maksud lo apa?" "Siapa first love nya Zain? Anara atau Cewe lain?" "Lo ngomong apa sih?!" "Kenapa Zain egois?" "Anara masuk kamar Tidur!" "Jujur sama gue! Lo nikahin gue karena kasian atau karena sayang?" "Kasian karena lo yatim piyatu Puas lo!" jawab Z

