32.

878 Kata

"dari cerita lo begitu. tapi dari zain pasti beda lagi.. " usul anara. "kenapa lo buat kesimpulan gitu? Lo ga percaya sama gue?" protes givano. "engak" jawab anara blak-blakan. "kenapa? Karena gue brandal?" Anara menatap Wajah givano lekat, kemudian mulai berdiri sembari merekatkan jaz cowo itu ketubuh nya. "Udah malem.. Yuk pulang" ajak anara. "ngalihin omongan lo! Bilang aja kalo lo––" Cup Anara menunduk sembari menyatukan pelan bibir givano secara amatir yah anara tidak ahli dalam dunia seperti itu. Givano yang terkejut kembali menormalkan ekspresinya dan membalas lumatan amatiran Anara. Ia tersenyum senang saat melihat Anara nya mulai berani. Tangan kanan givano terulur untuk menarik tengukuk anara untuk memperdalam ciuman kedua nya. "emmmphhh giv... anohh..." ucap anar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN