"Balikin Mama giva... " kata givano lirih. Anara menatap nya terkejut karena baru kali ini diri nya melihat givano yang lemah. "Om bisa balikin Mama giva? Bisa?! Giva bakal kasih hidup giva kalo mama bisa balik lagi!!!" Sudut mata Givano berair Herman terdiam, ia sendiri merasa terpukul atas kematian kakak ipar nya Giraya sehingga kakak nya Alentino menikah lagi dan pergi meningalkan putra nya yang Masih terpukul. "Om bukan tuhan giva... " gumam Herman dengan nada pelan. Givano berdecak kemudian hendak bangkit namun Herman lagi-lagi menahan tangan Givano. "Geva sakit. Kamu gak mau nenggokin?" ujar herman tiba-tiba. Givano mendesis kacau. "Si tua bangka pasti ngalkuin seribu cara buat pewaris nya Om" Kata givano remeh, cowo jangkung itu mulai pergi dengan jalan tergesa-gesa meningal

